Home » » Aku Berkelana di Udara

Aku Berkelana di Udara

Aku Berkelana di Udara


aku berkelana di udara
singgah di gelombang-gelombang radio

di udara kalian tak bisa mendusta
gelombang radio tak bisa dibungkam
dengan senjata

di udara tak ada pembredelan
di sana menteri luar negeri
menteri penerangan dan presiden
tak bisa ngomong seenaknya

di udara seribu suara berbicara
kalian tak bisa menyeragamkannya

ketika meletus peluru laras senapan
gemanya menyebar ke sudut-sudut benua

kekejaman dikabarkan kepada berjuta warga dunia
kebusukan menyebar siapa bisa menguburnya?

di udara penguasa seperti Raja Telanjang *)

tua tambun dan menggelikan
_________________________

*) Raja Telanjang adalah dongeng tersohor buah pena pengarang kaliber dunia HC Andersen --> Hasil karya raja dongeng ini tidak hanya disukai oleh anak-anak tetapi juga orang-orang dewasa, karena di samping menghibur juga mengajak pembacanya belajar menertawai kekerdilan diri sendiri. Raja Telanjang bercerita tentang seorang raja yang ditipu oleh penenun sakti, sang penenun itu konon bisa membuat baju ajaib. Yang bisa melihat pakaian itu hanya orang-orang yang berilmu tinggi. Setelah membayar mahal kepada penipu itu, raja pun segera 'mengenakan' pakaian ajaib. Ke mana pun pergi ia selalu mengenakan pakaian ajaib tersebut. Semua tertawa geli namun cuma dalam hati. Orang pintar dan para menteri yang mengelilinginya tak ada yang berani menegurnya. Bahkan mereka memuji pakaian yang dikenakan baginda adalah pakaian yang sangat bagus dan hebat. Sampai pada suatu hari seorang bocah ingusan melihatnya dan ditegurnya raja. "Lho kok peler baginda gandul-gandul. Baginda ini kok telanjang sih?"

Share This Post :

0 komentar:

Posting Komentar

Wiji Thukul, yang bernama asli Widji Widodo (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 26 Agustus 1963) adalah sastrawan dan aktivis pro-demokrasi berkebangsaan Indonesia. Tukul merupakan salah satu tokoh yang giat melawan penindasan rezim Orde Baru. Pasca Peristiwa 27 Juli 1996, sekitar bulan-bulan menjelang kejatuhan Soeharto pada tahun 1998 sampai sekarang dia tidak diketahui rimbanya. Dia dinyatakan hilang dengan dugaan diculik oleh militer Orde Baru.

Social Media Sharing by Wiji Thukul

Hanya Satu Kata: Lawan!

Nyanyian Akar Rumput-Kumpulan Lengkap Puisi Wiji Thukul

Laman Gramedia

Buku Terkait Wiji Thukul


AKU INGIN JADI PELURU

Pengarang : Wiji Thukul
Pengantar : Munir
Penerbit : IndonesiaTera, Yogyakarta
Tahun : 2004 (cetakan kedua)
Tebal : xxiv + 223 halaman

Deskripsi :Buku ini mencoba menampilkan sosok kepenyairan Wiji Thukul secara lengkap. Untuk itu, hampir semua sajak Wiji Thukul tampil dalam kumpulan ini, termasuk sajak-sajak yang ditulisnya selama masa “pelarian”, hingga tak lagi diketahui keberadaannya.

Nyanyian Akar Rumput-kumpulan Lengkap Puisi Wiji Thukul
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
ISBN 9786020302898
Berat 0.30 kg
Tanggal Terbit 28 Februari 2014
Halaman 200


Aku Ingin Jadi Peluru – Wiji Thukul

ISBN: 978-9671-307-70-0

Penerbit Obscura bersama Kedai Hitam Putih, Kota Bharu, Kelantan. Terbitan dengan izin daripada keluarga Wiji Thukul untuk edisi Malaysia.

Turut terkandung: Esei iringan oleh Munir, wawancara bersama Wiji Thukul ‘Seniman Harus Memperjuangkan Gagasannya’ dan pengantar Edisi Malaysia oleh Hafiz Hamzah.


 
Template Johny Wuss Responsive by Creating Website and CB Design